Friday, April 5, 2013

Eksklusif Solat-Solat Sunat - Dr Udah Mohsin

Solat sunat yang dituntut berjamaah;
  • solat hari raya
  • solat gerhana
  • solat tarawih
  • solat al-istisqa (meminta hujan)
Solat sunat yang tidak dituntut berjemaah;
  • rawatib - solat sebelum dan selepas solat fardu
  • bukan rawatib - witir, wuduk, tahiyatul masjid, mutlak, istikharah, tahajjud, hajat, tasbih, taubat, dhuha, musafir, ihram dan tawaf



Saturday, September 8, 2012

Tafsir al-Azhar

Tafsir al-Azhar karangan Hamka memang agak terkenal di kalangan umat Melayu. Ia mudah difahami dan dikatakan tiada unsur-unsur nasrani dan israeliat. Berikut ialah beberapa ulasan beliau dalam mentafsir yang cukup menyentuh perasaan pembaca.

Surat AL-A'LA (MAHA TINGGI) Surat 87: 19 ayat
"Sungguh, beroleh kernenanganlah siapa yang mensucikan." (ayat 14). Artinya, menanglah di dalam perjuangan hidup ini barangsiapa yang selalu mensucikan atau membersihkan dirinya daripada maksiat dan dosa, baik dosa kepada Allah dengan mempersekutukan Allah dengan yang lain, atau dosa kepada sesama manusia dengan menganiaya atau merampok hak orang lain, atau kepada diri sendiri memendam rasa dendam dan dengki kepada sesamanya manusia. Maka kalau seseorang dapat berusaha mengendalikan dirinya, akan terlepaslah dia daripada kekotoran. Terutama kekotoran jiwa. "Dan yang ingat akan nama Tuhannya, lalu dia sembahyang." (ayat 15). Usaha mensucikan diri sebagai tersebut di ayat 14 itu, tidaklah akan berhasil kalau tidak selalu mengingat Tuhan. Melakukan zikir, selalu ingat kepada Allah adalah kendali yang sebaik-baiknya atas diri. Karena kita menanamkan rasa dalam diri bahwa Tuhan selalu ada dekat kita dan ingat kepada Allah itu disertai pula dengan mengerjakan sembahyang lima waktu, termasuk di dalamnya doa dan munajat, yaitu menyeru Tuhan selalu, memohonkan bimbingan-Nya. Dan sembahyang itu sendiri pun adalah termasuk zikir juga. Di dalam Surat 8, al-Anfal ayat 2 dijelaskan faedah zikir bagi orang yang beriman; yaitu bahwa hatinya akan bertambah lembut dan patuh kepada Tuhan. Di dalam Surat 20, Thaha, disuruh mendirikan sembahyang agar selalu ingat (zikir) kepada Allah.
"Akan tetapi kamu lebih mementingkan hidup di dunia." (ayat 16).
Akan tetapi sayang sekali, ada di antara kamu yang tidak memperdulikan seruan Tuhan agar mensucikan diri, mengingat Allah dan melakukan sembahyang. Masih ada di antara kamu yang lebih mementingkan hidup di dunia ini saja, tidak mengingat lanjutan hidup di hari akhirat. Sudah senang tenteram saja hatinya di negeri dunia yang hanya tempat singgah sebentar ini; "Dan Akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal." (ayat 17).
Tidak mereka sadari bahwa perjalanan hidup ini masih ada lanjutan, yaitu hari akhirat. Padahal untuk mencapai kebahagiaan di akhirat itu, di dunia inilah ditentukan. Dengan mengerjakan amal yang shalih, dengan menanamkan jasa yang baik, dengan memupuk budi yang luhur. Maka apa yang ditanam di dunia ini, di akhiratlah masa mengetamnya. Di situlah kelak nikmat yang tidak putus-putus.
"Sesungguhnya (pangkal ayat 18). Yaitu nasihat-nasihat dan peringatan yang telah dimulai pada ayat 14 tadi, bahwa yang menang dalam hidup ialah orang yang selalu berusaha mensucikan atau membersihkan jiwa, bukanlah dia semata-mata pengajaran yang timbul sejak Nabi Muhammad s.a.w. dan bukan wahyu dalam al-Quran saja. Ajaran ini; "Telah ada di dalam shuhuf yang dulu-dulu." (ujung ayat 18).
Sebagaimana telah kita ketahui, wahyu yang diturunkan kepada Nabi-nabi itu ada saja catatannya. Catatan itu dinamai shuhuf, kertas yang digulung, lalu dikembangkan ketika membacanya. Maka macam-macamlah shuhuf itu. Yang lebih tebal dinamai Kitab atau Zabur dan yang terpecah-pecah dinamai shuhuf. Al-Quran sendiri setelah dikumpul jadi satu Surat-surat yang 114, ada yang panjang dan ada yang amat pendek, dinamailah dia mushhaf.
Tersebutlah di dalam ayat ini bahwa pengajaran ini bukanlah pengajaran sekarang saja. Dia telah tua. Dia telah tersebut juga dalam shuhuf yang dulu-dulu. Terutama; "(Yaitu) Shuhuf Ibrahim dan Musa." (ayat 19).
Samalah kiranya ajaran yang diberikan kepada ummat manusia ini dari zaman ke zaman. Supaya kiranya manusia berusaha selalu membersihkan dari dosa, atau menyadari diri agar jangan sampai bergelimang dengan dosa. Karena telah pun tersebut dalam Surat 26, asy-Syu'ara', ayat 88 dan 89, bahwa pada hari itu kelak tidaklah bermanfaat harta yang disimpan dan tidak pula anak-anak dan keturunan. Kecuali barangsiapa yang datang menghadap kepada Allah dengan hati yang bersih.

Kelebihan Surat Ini
Menurut sebuah Hadis yang dirawikan oleh Muslim dari Nu'man bin Basyir, adalah menjadi kebiaasan Rasulullah s.a.w. mengambil Surat Sabbihisma Rabbikal A'laa dan Hal Ataaka Hadiitsul Ghaasyiyah untuk bacaan sembahyang Jum'at dan pada dua hari raya. Dan kadang-kadang berkumpul dalam satu hari, Jum'at dan Hari Raya; beliau baca jua kedua Surat ini di kedua sembahyang itu.
Menurut riwayat Aisyah pula, beliau s.a.w. membaca Surat ini dalam sembahyang witir di rakaat pertama, Qul Yaa Ayyuhal Kaafiruuna di rakaat kedua dan Qul Huwallaahu Ahad dan Dua Qul A'uudzu di rakaat ketiga (terakhir).

Thursday, March 29, 2012

Sunday, November 27, 2011

Selamat Tahun Baru Hijrah 1433

Sekejap saja masa berlalu. Umurku pun sudah melepasi setengah abad. Awal minggu ini aku sempat berbincang tentang agama dengan seorang yang tidak beragama iaitu Dr Lee, pakar NDT dari Korea. Sebelum ini pun aku pernah berbincang perkara sama dengan Prof. Vavilov dari Russia. 15 tahun dulu pun juga pernah berbincang perkara sama dengan guru NDT dari England. Mereka ialah saintis atau jurutera yang berpendidikan tinggi tapi tidak percaya kepada kewujudan Tuhan.

Di akhir perbincangan Dr Lee memberikan sekeping kertas yang mengandungi perkataan berikut;
Live simply !
Care deeply !
Speak kindly !
Love generously !

Beliau memberi contoh poligami bukan kehidupan yang simple. Memang perkataan di atas adalah baik dan betul. Bagaimanapun aku rasa Islam lebih dari itu. Lalu aku membuat pencarian dalam al-Qur'an tentang kalimah di atas. Berikut ialah pencarian yang sempat aku buat.

Live simply !

67:15 He it is who made the earth smooth for you, therefore go about in the spacious sides thereof, and eat of His sustenance, and to Him is the return after death.

Dialah yang menjadikan bumi bagi kamu: Mudah digunakan, maka berjalanlah di merata-rata ceruk rantaunya, serta makanlah dari rezeki yang dikurniakan Allah; dan (ingatlah), kepada Allah jualah (tempat kembali kamu sesudah) dibangkitkan hidup semula; (maka hargailah nikmatNya dan takutilah kemurkaanNya).

84:8 He shall be reckoned with by an easy reckoning

Maka dia akan dihisab dengan cara yang mudah dan ringan,

87:8 And We will make your way smooth to a state of ease

Dan Kami tetap memberi kemudahan kepadamu untuk (melaksanakan segala perkara) agama yang mudah diterima oleh akal yang sihat.

31:19 And be moderate in thy pace, and lower thy voice; for the harshest of sounds without doubt is the braying of the ass."

Dan sederhanakanlah langkahmu semasa berjalan, juga rendahkanlah suaramu (semasa berkata-kata), sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keldai.

25:67 Those who, when they spend, are not extravagant and not niggardly, but hold a just (balance) between those (extremes);

Dan juga mereka (yang diredai Allah itu ialah) yang apabila membelanjakan hartanya, tiadalah melampaui batas dan tiada bakhil kedekut dan (sebaliknya) perbelanjaan mereka adalah betul sederhana di antara kedua-dua cara (boros dan bakhil) itu.

35:32 Then We have given the Book for inheritance to such of Our servants as We have chosen: but there are among them some who wrong their own souls; some who follow a middle course; and some who are, by Allah's leave, foremost in good deeds; that is the highest Grace.

Kemudian Kami jadikan Al-Quran itu diwarisi oleh orang-orang yang Kami pilih dari kalangan hamba-hamba Kami; maka di antara mereka ada yang berlaku zalim kepada dirinya sendiri (dengan tidak mengindahkan ajaran Al-Quran) dan di antaranya ada yang bersikap sederhana dan di antaranya pula ada yang mendahului (orang lain) dalam berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu ialah limpah kurnia yang besar (dari Allah semata-mata)

Care deeply !

19:96 On those who believe and work deeds of righteousness will (Allah) Most Gracious bestow Love.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh, Allah yang melimpah-limpah rahmatnya akan menanamkan bagi mereka dalam hati orang ramai perasaan kasih sayang.

30:21 And among His Signs is this, that He created for you mates from among yourselves, that ye may dwell in tranquillity with them, and He has put love and mercy between your (hearts): verily in that are Signs for those who reflect.

Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaannya dan rahmatNya, bahawa Dia menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki), isteri-isteri dari jenis kamu sendiri, supaya kamu bersenang hati dan hidup mesra dengannya dan dijadikanNya di antara kamu (suami isteri) perasaan kasih sayang dan belas kasihan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang menimbulkan kesedaran) bagi orang-orang yang berfikir.

90:17 Then will he be of those who believe, and enjoin patience, (constancy, and self-restraint), and enjoin deeds of kindness and compassion.

Selain dari (tidak mengerjakan amal-amal) itu, dia (tidak pula) menjadi dari orang-orang yang beriman dan berpesan-pesan dengan sabar serta berpesan-pesan dengan kasih sayang.

Speak kindly

2:83. And remember We took a covenant from the children of Israel (to this effect): worship none but Allah; treat with kindness your parents and kindred, and orphans and those in need; speak fair to the people; be steadfast in prayer; and give Zakat. then did ye turn back except a few among you, and ye backslide (even now).

Dan (ingatlah wahai Muhammad), ketika Kami mengikat perjanjian setia dengan Bani Israil (dengan berfirman): Janganlah kamu menyembah melainkan Allah dan berbuat baiklah kepada kedua ibu bapa dan kaum kerabat dan anak-anak yatim, serta orang-orang miskin dan katakanlah kepada sesama manusia perkataan-perkataan yang baik dan dirikanlah sembahyang serta berilah zakat. Kemudian kamu berpaling membelakangkan (perjanjian setia kamu itu) kecuali sebahagian kecil dari kamu; dan sememangnya kamu orang-orang yang tidak menghiraukan perjanjian setianya.

35: 10. If any do seek for glory and power to Allah belong all glory and power. To Him mount up (all) Words of Purity: it is He Who exalts each Deed of Righteousness. Those that lay Plots of Evil for them is a Penalty terrible; and the plotting of such will be void (of result).

Sesiapa yang mahukan kemuliaan (maka hendaklah dia berusaha mencarinya dengan jalan mematuhi perintah Allah), kerana bagi Allah jualah segala kemuliaan. Kepada Allah lah naiknya segala perkataan yang baik (yang menegaskan iman dan tauhid, untuk dimasukkan ke dalam kira-kira balasan) dan amal yang soleh pula di angkatnya naik (sebagai amal yang makbul yang memberi kemuliaan kepada yang melakukannya) dan sebaliknya: Orang-orang yang merancangkan kejahatan (untuk mendapat kemuliaan), adalah bagi mereka azab seksa yang berat dan rancangan jahat mereka (kalau berkesan) akan rosak binasa.

47: 21. Were it to obey and say what is just, and when a matter is resolved on, it were best for them if they were true to Allah.

(Mereka selalu berkata: Pendirian kami) mematuhi perintah dan memperkatakan perkataan yang baik (yang diredhai Allah). Dalam pada itu, apabila perkara (peperangan Jihad) itu ditetapkan wajibnya, (mereka tidak menyukainya); maka kalaulah mereka bersifat jujur kepada Allah (dengan mematuhi perintahNya), tentulah yang demikian itu amat baik bagi mereka.

Love generously

4: 96. Ranks specially bestowed by Him and Forgiveness and Mercy. For Allah is Oft-Forgiving, Most Merciful.

Iaitu beberapa darjat kelebihan daripadaNya dan keampunan serta rahmat belas kasihan dan (ingatlah) adalah Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.

6:103. No vision can grasp Him, but His grasp is over all vision: He is above all comprehension yet is acquainted with all things.

Dia tidak dapat dilihat dan diliputi oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat (dan mengetahui hakikat) segala penglihatan (mata) dan Dialah Yang Maha Halus (melayan hamba-hambaNya dengan belas kasihan), lagi Maha Mendalam pengetahuanNya.

30: 21. And among His Signs is this, that He created for you mates from among yourselves, that ye may dwell in tranquillity with them, and He has put love and mercy between your (hearts); verily in that are Signs for those who reflect.

Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaannya dan rahmatNya, bahawa Dia menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki), isteri-isteri dari jenis kamu sendiri, supaya kamu bersenang hati dan hidup mesra dengannya dan dijadikanNya di antara kamu (suami isteri) perasaan kasih sayang dan belas kasihan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang menimbulkan kesedaran) bagi orang-orang yang berfikir.

59: 10. And those who came after them say: "Our Lord! Forgive us, and our brethren who came before us into the Faith and leave not in our hearts, rancour (or sense of injury) against those who have believed Our Lord! Thou art indeed Full of Kindness, Most Merciful."

Dan orang-orang (Islam) yang datang kemudian daripada mereka (berdoa dengan) berkata: Wahai Tuhan Kami! Ampunkanlah dosa kami dan dosa saudara-saudara kami yang mendahului kami dalam iman dan janganlah Engkau jadikan dalam hati perasaan hasad dengki dan dendam terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau Amat Melimpah belas kasihan dan rahmatMu.

60:7 It may be that Allah will grant love (and friendship) between you and those whom ye (now) hold as enemies. For Allah has power (over all things); and Allah is Oft-Forgiving, Most Merciful.

Semoga Allah akan mengadakan perasaan kasih sayang antara kamu dengan orang-orang yang kamu musuhi dari kerabat kamu itu (dengan jalan menjadikan mereka insaf dan memeluk Islam) dan (ingatlah), Allah Maha Kuasa (atas tiap-tiap sesuatu), dan Allah Maha pengampun, lagi Maha Mengasihani.

Wednesday, September 7, 2011

Indahnya alam ciptaan Allah


Tidakkah engkau mengetahui bahawa sesungguhnya Allah Yang Menguasai segala alam langit dan bumi? Dan tiadalah bagi kamu selain Allah sesiapapun yang dapat melindungi dan yang dapat memberi pertolongan (al-Baqarah 107).

Monday, August 15, 2011

Sembahyang tarawih

Hari ini 15 ramadhan 1432. Alhamdulillah, sudah separuh bulan kita berpuasa. Di Bangi kebanyakan surau atau masjid buat 20 rakaat tarawih. Tarawih bermakna rehat. Sembahyang tarawih bermakna sembahyang kerehatan. Dilakukan dengan tenang, aman, rehat tanpa tergesa-gesa. Bagi yang sudah berumur (veteran) 20 rakaat mungkin agak penat terutama bila ingin dihabiskan 1 juzuk satu malam. Kenapa kita perlu habiskan 30 juzuk bacaan al-Qur'an di bulan ramadhan. Manakah lebih baik jika kita membaca pendek tapi tenang, aman, rehat dan khusyuk dari kita membaca panjang tapi dalam keadaan mengantuk, penat? Apakah kuantiti lebih diutamakan dari kualiti?
Sembahyang tarawih ialah sembahyang rehat. Pengajarannya kita disuruh juga sembahyang fardhu dengan keadaan rehat, tenang dan khusyuk. Bukankah jika makanan telah dihidang maka kita disuruh makan dahulu dan sembahyang kemudian? Kenapa perlu tergesa-gesa melakukan sembahyang?
Alhamdulillah selain perkara di atas, antara pengajaran yang aku perolehi tahun ini juga ialah kesabaran dan kekal belajar. Sabar akan kurnian dari Allah, kekal belajar dan membaca al-Qur'an. Amalan yang sedikit tapi berkekalan.

Sunday, January 2, 2011

Kitab Jual Beli

Jual beli ada 3 macam;
  1. Jual barang yang dapat dilihat, hukumnya boleh, yakni sah
  2. menjual sesuatu yang disifati dalam tanggungan penjual, hukumnya boleh
  3. menjual sesuatu yang samar (tidak ada di hadapan pembeli) dan tidak diperlihatkan, hukumnua tidak boleh, yakni tidak sah
Aturan jual beli ada dalil al-qur'an, hadis dan ijmak para ulamak. Firman Allah bermaksud;
"Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba" (al-Baqarah:275).
Diantara hadis rasulullah saw iaitu sabda beliau;
"Dua orang yang berjual beli mempunyai hak khiyar (memilih diteruskan atau tdaknya jual beli mereka)".

Jual beli boleh berupa benda nyata atau bentuk tempahan atau berupa benda yang tidak terlihat.

Akad jual beli ada 3 rukun;
  1. harus ada aqid (orang yang melakukan aqad), iaitu penjual dan pembeli)
  2. shighat, iaitu ijab (penawaran) dan kabul (penerimaan)
  3. ma'qud 'alaihi (barang yang diakad)
disyaratkan juga bagi penjual dan pembeli ialah ahli. Tidak sah jual beli anak kecil, orang gila dan orang tidak tahu tentang wang.

Penjual dan pembeli disyaratkan harus mempunyai pilihan. Tidak sah jual beli yang dipaksa, kecuali ada hak memaksa. Misalnya penjual wajib menjual bagi melunasi hutangnya atau membeli barang yang telah ditempah, lalu dipaksa hakim supaya membeli atau menjual barang yang ditempah.

Akad jual beli orang yang mabuk sah menurut mazhab yang kuat.

Contoh ijab dan kabul ialah penjual berkata: "aku jual barang ini" dan pembeli berkata: "aku miliki (beli)". Adakah sah jual beli dengan saling mengulurkan barang dan wang seperti kebiasaan masyarkat sekarang ini? Mazhab yang kuat yang disebut dalam kitab ar-raudah, tidak sah. Ibnu Suraij, Ar-Ruyani dan lain2 mengatakan sah bagi barangan tidak berharga.

Imam Malik rahimahullah berkata: Menjula suatu barang dengan cara yang dianggap menjual oleh kalangan masyarakat hukumnya sah. Sama juga kes menyuruh budak membeli bermacam keperluan keluarga. Maksud shighat sudah ada. Zaman Saidina Umar al-Khattab r.a. juga berlaku dimana wanita yang tidak pernah keluar rumah menyuruh budak perempuan dan anak kecil untuk membeli barang keperluan.

Dalam hal jual beli barang yang samar Imam Syafi'i dalam qaul jadid dan qadim mengatakan tdak sah kerana ada unsur penipuan.

Syarat-syarat barang yang hendak dijual:
  1. suci
  2. barang yang bermanfaat
  3. dimiliki oleh orang yang berakad
  4. barang dapat diketahui
Tidak sah menjual;
  1. arak
  2. bangkai
  3. babi
  4. anjing
  5. berhala
Sabda Nabi saw yang bermaksud: "Sesungguhnya Allah ta'ala mengharamkan jual beli pada arak, bangkai, babi dan berhala" (riwayat Bukhari dan Muslim). Diriwayatkan juga bahawa Nabi saw melarang makan harta dari hasil penjualan anjing.

4 barang di atas ada juga manfaat, maka keharamannya itu adalah dengan 'illat (sebab) najis.

Adapun benda yang terkena najis, apabila dapat disucikan seperti pakaian dll, sah menjualnya. Apabila tidak dapat disucikan seperti air gula atau susu dll tidak sah menjualnya.

Termasuk menjual barang yang tiada manfaat ialah menjual kala jengking, ular, semut dll. Demikian juga dilarang menjual binatang buas spt singa, serigala, macan. Juga burung gagak dan racun (racun membunuh manusia). Juga alat-alat mainan yang melupakan zikir kepada Allah. Terdapat khilaf mengenai hukum membeli suara jariah (hamba wanita). Khilaf juga terhadap jual beli terhadap domba yang digunakan untuk beradu tanduk, jual beli ayam jaguh yang digunakan untuk bertarung atau berlaga.

Jual beli barang milik orang lain tanpa penyerahan kuasa atau tidak atas nama wakil, menurut qaul jadid yang azhar wajahnya adalah batal. Ini berdasar sabda Nabi saw yang bermaksud; "Tidak ada talak kecuali atas wanita yang dimiliki, tidak ada usaha memerdekakan budak kecuali atas budak yang dimiliki, tidak ada jual beli kecuali atas barang yang dimiliki, dan tidak ada nazar kecuali atas brang yang dimiliki".

dipetik dari kitab Kifayatul akhyar.